Senyum Indonesia
Bangsaku menangis menahan penderitaan
Badai bencana yang menerjang
Meluluhkan air mata
Kepedihan terus mendera segala rupa bencana
Wajah–wajah pucat lapar tergambar
Tangan mengadah meminta belas kasihan
Duduk terpaku di sudut puing – puing
Masa lalu yang penuh kenangan
Senyum mereka telah hilang bersama badai
Terhanyut semua mimpi
Bersama gelombang yang datang
Tinggallah luka dan derita yang tersisa
Namun hidup tetap berjalan tak kan berhenti
Uluran tangan kuasa jadi tonggak utama
Penyambung hidup penuh harapan
Dan kita tak kan berhenti,
Dan berpangku tangan penyesalan
simple, good. Ditunggu kunjungannya balik.
Oleh: budi setyawan on 16 Maret 2010
at 12:20 PM